Selain bertani, sebagian masyarakat desa juga mengembangkan usaha peternakan kambing dan sapi secara mandiri maupun kelompok. Ketersediaan hijauan pakan dari lahan pertanian dan kebun menjadi faktor pendukung utama perkembangan sektor ini.
Saat ini terdapat tiga kelompok ternak yang aktif dengan total populasi sekitar 85 ekor kambing dan 32 ekor sapi. Sistem pemeliharaan dilakukan secara semi intensif, di mana ternak dikandangkan pada malam hari dan digembalakan pada siang hari.
"Populasi ternak mencapai ±117 ekor yang dikelola oleh tiga kelompok ternak aktif."
Peternakan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk penjualan hewan, tetapi juga untuk penggemukan menjelang hari besar keagamaan. Pemerintah desa berencana meningkatkan kapasitas peternak melalui pelatihan manajemen pakan dan kesehatan ternak.